Beranda Berita Photo Mensinyalir Pengelola Maupun Pemilik Pusat Perbalanjaan Menyepelekan IUPP

Mensinyalir Pengelola Maupun Pemilik Pusat Perbalanjaan Menyepelekan IUPP

BERBAGI
Mensinyalir Pengelola Maupun Pemilik Pusat Perbalanjaan Menyepelekan IUPP

Pondok Aren, Beritatangsel.com – Masyarakat di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mensinyalir ada sejumlah pengelola maupun pemilik pusat perbalanjaan  menyepelekan izin usaha pusat perbelanjaan (IUPP) dan izin usaha toko modern (IUTM) sesuai peraturan yang ada.

“Ada beberapa tempat usaha maupun pusat perbelanjaan yang cukup besar di Kota Tangsel menggap sepele masalah IUPP maupun IUTM seharusnya mereka memberikan contoh yang baik ke masyarakat untuk mengikuti peraturan yang ada,” kata Usman, warga Pondok Aren, Rabu (24/2).

Pemilik maupun pengelola usaha besar yang kebanyakan memiliki kantor pusat di Jakarta terkadang mengabaikan bahkan menyepelekan masalah perizinan resmi dan menganggap masalah itu bisa diatura kemudian hari.

Menurut dia, jajaran Pemkot Tangsel harus berani mengambil tindakan tegas terhadap pusat perbelanjaan atau usaha yang disinyalir belum melengkapi perizinan yang ada agar menjadi contoh bagi masyarakat lain untuk menegakan aturan sesuai peraturan daerah (Perda) yang ada. “Terlebih adanya temuan dari tim inspeksi mendadak (Sidak) Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tangsel di beberapa tempat usaha beberapa hari belakangan ini,” ujarnya.

Kepala Bidang Disperindag Kota Tangsel, Ferry Payacun didampingi Kepala Seksi Perdagangan Dalam Negeri Aminudin, mengakui ada beberapa tempat usaha atau pertokoan yang cukup besar kebanyakan menggap sepele masalah IUPP dan IUTM sehingga saat di sidak tak penanggung jawab maupun pengelola tak bisa menunjukan izin resmi tersebut.

“Pengelola maupun penanggung jawab pusat perbelanjaan maupun tempat usaha itu langsung diberikan surat peringatan untuk secepatnya mengurus perizinan yang ada dalam waktu satu bulan,” ujarnya jika satu bulan juga belum dilengkapi perizinan tentunya akan langsung ditutup usahanya.

Hal itu ditemukan saat tim Sidak Disperidag Kota Tangsel, Rabu (24/2) mendatangi dan mengecek perizinan di pusat perbelanjaan Living Plaza, Bintaro Sektor 7, Pondok Aren yang baru buka tanggal 10 Pebruari 2016 lalu tapi sampai saat ini belum memiliki IUPP maupun IUTM sebagai salah satu persyaratan membuka usaha.

Yang jelas sangat disayangkan pertokoan seklas Ace Hardware beroperasi tanpa memiliki izin resmi walaupun sebelum ada pembukaan pusat perbelanjaan jajaran Disperindag Kota Tangsel telah memberikan peringatan sebelumnya, ujarnya.

Sedangkan, Assistant Manager Ace Hardware Living Plaza, Abdul Kadir Muslim, mengatakan akan kordinasi dengan atasannya dan kantor pusat. Pihaknya juga menyatakan bahwa perizinan tersebut sedang dalam proses pembuatan.

Baca Juga :  Koramil 19 Pondok Aren Laksanakan Karya Bhakti