Beranda Berita Photo Bamus Tangsel Serahkan Mesin Pencacah Sampah untuk Warga

Bamus Tangsel Serahkan Mesin Pencacah Sampah untuk Warga

BERBAGI
Sejen Bamus Tangsel (Kanan Bertopi) Julham Firdaus Memberikan Mesin Pencacah Sampah ke Salah Seorang Warga (Foto: Aryo)
Sejen Bamus Tangsel (Kanan Bertopi) Julham Firdaus Memberikan Mesin Pencacah Sampah ke Salah Seorang Warga (Foto: Aryo)
Sekjen Bamus Tangsel (Kanan Bertopi) Julham Firdaus Memberikan Mesin Pencacah Sampah ke Salah Seorang Warga (Foto: Aryo)

Serpong, Beritatangsel.com – Sampah merupakan permasalahan nasional yang perlu di selesaikan secara bersama-sama, tidak hanya pemerintah, tapi merupakan tugas masyarakat pada umumnya.

Lamanya proses birokrasi yang di lakukan oleh pemerintah tentang penggunaan anggaran APBD ataupun APDN mendorong organisasi yang baru seumur jagung, Bamus Tangsel atau Badan Musyawarah Kota Tangerang Selatan prihatin oleh tingginya peran aktif masyarakat, namun tidak di barengi oleh pemerintah sebagai fasilitator pemilik kebijakan penuh wewenang penggunaan keuangan rakyat.

Melihat kondisi demikian, Sekjen Bamus Tangsel, Julham Firdaus kepada wartawan mengatakan, bantuan alat pencacah sampah ini semata-mata untuk berbuat lebih kepada masyarakat dan mengangkat derajat hidup masyarakat sendiri dengan cara memberikan kebebasan berkarya sesuai di bidangnya.

“Contohnya sampah, bagaimana caranya merubah paradigma masyarakat bahwa sampah itu limbah dan limbah artinya barang yang punya nilai jual. Bila dikelola dengan baik akan menghasilkan pendapatan tambahan bagi pengelola maupun masyarakatnya,” Katanya di Kampung Jati Buaran, Serpong. Sabtu (19/12/2015).

Lanjut Julham, melihat kondisi wilayah Kampung Jati, Buaran Serpong saat ini mulai tertata dengan sendirinya karena adanya kesadaran masyarakat, yang semula di setiap lahan kosong di jadikan tempat pembuangan sampah liar, dan kini memiliki Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) bantuan dari APBN atau pemerintah pusat.

“Namun untuk menanamkan rasa kepedulian tinggi kepada warga yang mengelola, saya Bamus Tangsel turut menyumbang sedikit dari hasil musyawarah dengan teman-teman yang di percaya bisa menanamkan kepedulian tinggi bahwa masyarakat benar-benar membutuhkan bantuan tersebut, dan dijaga dan dijalani dengan maksimal. Karena kampung jati merupakan tempat tinggal saya dan sekretariat kantor Bamus Tangsel,” Tutupnya. (Aryo)

Baca Juga :  Sampah di Tangsel Jadi Sorotan Kementerian Lingkungan Hidup