Beranda Berita Photo LSM PIN Kritisi Sepinya Bazaar UKM di Pondok Aren

LSM PIN Kritisi Sepinya Bazaar UKM di Pondok Aren

BERBAGI
Sekda Kota Tangsel, Muhammad (Tengah) Bersama Kadis Koperasi, Warman Saynudin dan Camat Pondok Aren, Suhendar Saat Mengunjungi Salah Satu Stand (Foto: Isone)
Sekda Kota Tangsel, Muhammad (Tengah) Bersama Kadis Koperasi, Warman Saynudin dan Camat Pondok Aren, Suhendar Saat Mengunjungi Salah Satu Stand (Foto: Isone)

Pondok Aren, Beritatangsel.com – Bazaar UKM yang diadakan Kecamatan Pondok Aren selama 2 hari Jumat dan Sabtu, 27-28 November 2015 sepi peminat.

Hal itu terlihat dengan adanya stand yang disediakan untuk pelaku UKM yang menjajakan produknya nampak kosong. Selain itu, pengunjung pun juga terlihat sepi.

Saat dikonfirmasi Beritatangsel.com Kasie Ekbang Kecamatan Pondok Aren, Muhammad Ikhsanudin beralasan karena bertepatan dengan momentum pilkada sehingga penyelenggaraan bazaar menjadi sepi peminat.

“Kegiatan pelaksaan ini tidak bisa memobilisir massa, karena kegiatan apapun itu harus dilaporkan ke Panwas, kalau kita tidak dalam rangka Pilkada kita adakan kegiatan 1 sampai 2 hari untuk mengumpulkan massa,” Kata Ikhsan saat dihubungi Beritatangsel.com via seluler, Sabtu (28/11/2015).

“Kegiatan tersebut tetap harus berjalan apa adanya, kita fasilitasi untuk para pelaku UKM di masing-masing kelurahan,” katanya menambahkan.

Menyikapi hal tersebut, Sekjen LSM PIN (Pemuda Investasi Nusantara), Sukron Amin menilai kegiatan bazaar yang dilaksanakan di Lapangan Sepakbola Kecamatan Pondok Aren terkesan dipaksakan dan menghambur-hamburkan APBD.

“Apapun alasannya, seharusnya pihak Kecamatan harus memiliki pertimbangan dalam melaksanakan kegiatan ini, jika sudah tahu acara tersebut bertepatan dengan momen Pilkada, apalagi penyelenggaraan tersebut menggunakan dana APBD Tangsel,” tegasnya.

Ia mengatakan, Kota Tangsel yang memiliki motto Cerdas, Modern dan Religius hanya sekedar ucapan tetapi tidak melalui tindakan.

“Salah satu motto Kota Tangsel yakni cerdas, berarti kecepatan dalam mengambil kesimpulan untuk bertindak bukan keterpaksaan untuk bertindak,” pungkasnya. (Jeff)

Baca Juga :  Pengguna Jalan Keluhkan Lambatnya Perbaikan Jembatan Ciledug Indah 1