Beranda Berita Photo Marbot, Guru Ngaji dan Amil di Kecamatan Larangan Dapat Dana Stimulan

Marbot, Guru Ngaji dan Amil di Kecamatan Larangan Dapat Dana Stimulan

BERBAGI
Marbot, Guru Ngaji dan Amil di Kecamatan Larangan Dapat Dana Stimulan
Marbot, Guru Ngaji dan Amil di Kecamatan Larangan Dapat Dana Stimulan
Marbot, Guru Ngaji dan Amil di Kecamatan Larangan Dapat Dana Stimulan

Kota Tangerang, BT. Com – Penyerahan dana stimulan bagi pengabdi masyarakat bidang keagamaan di Kecamatan Larangan sendiri adalah kegiatan penyerahan dana stimulan pertama di tahun 2015 yang diserahkan Pemkot Tangerang. Selanjutnya akan diserahkan kepada para pengabdi keagamaan di 12 kecamatan lainnya.

Dimana Besaran dana stimulan yang diserahkan di Kecamatan Larangan, s.b.b: Stimulan untuk 204 guru ngaji masing-masing Rp 600.000 per orang per triwulan, 35 amil pemandi jenazah masing-masing Rp 450.000 per orang per triuwlan, dan 63 marbot masing-masing Rp 450.000 per orang per triwulan.

sekcam larangan, Sumardi AS,MM
sekcam larangan, Sumardi AS,MM

Demikian dikatan Soemardi Sekretaris Kecamatan Larangan kepada beritatangsel.com, Senin 9/2. dana stimulan yang dibagikan Pemkot Tangerang bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya para guru ngaji, amil pemandi jenazah, dan marbot. “Ini bentuk apreasiasi Pemkot Tangerang kepada guru ngaji, amil, dan marbot.” Katanya.

Sementara itu ditempat terpisah Lurah Larangan Utara Samsul Karmala yang diwakilkan Sekretaris Kelurahan Melia Safitri saat ditemui di tempat acara mengatakan, alahamdulillah dikelurahan kami sebanyak 28 orang Yang terdiri dari 17 Guru Ngaji, 8 Marbot dan 3 Amil.  “mudah-mudahan tahun depan dikelurahan kami bisa lebih banyak dari tahun ini yang mendapatkan,” akunya.

Melia Safitri (Sekretaris Kelurahan Larangan Utara)
Melia Safitri (Sekretaris Kelurahan Larangan Utara)

Dijelaskan Melia Safitri, bagi mereka yang mendapat uang stimulan merupakan hasil pendataan yang dilakukan oleh Kelurahan Larangan Utara dari tingkat RT dan RW. “Dari hasil data itu, para pengabdi masyarakat menerima uang insentif tersebut,” ungkapnya.

Melia Safitri membeberkan, agar data penerima stimulan selalu up-date, maka di setiap tahun selalu divalidasi. Sehingga untuk pembagian uang stimulan berikutnya, sudah mengetahui siapa orang-orang yang mendapat bantuan. “Setiap RT dan RW kita sudah mendapat validasi data, jadi untuk mendapat uang stimulan kita tinggal membagikan saja,” terangnya.

“Meski jumlah tidak seberapa, namun sudah cukup untuk membantu kebutuhan keluarga,” kata Melia mengakhiri.(Bumi)

Baca Juga :  Dibilang Anak Kecil, Tim Rano Embay Lapor ke MK