Beranda Berita Photo Jembatan Tajuk Miring, Pemerintah Daerah Tutup Mata

Jembatan Tajuk Miring, Pemerintah Daerah Tutup Mata

BERBAGI
Jembatan Tajuk Serpong
Jembatan Tajuk Serpong
Jembatan Tajuk Serpong

Serpong-BTCom — Akibat sering dilalui kendaraan bertonase besar yang hilir mudik dari Cisauk –Serpong menuju BSD atau sebaliknya. Jembatan Tajuk yang berada di Jl. Raya Cisauk- Serpong, mengalami kemiringan hingga 80%. Padahal sudah pernah dilakukan penambahan jalur dan perbaikan Jembatan Namun jika terus dibiarkan akan mengalami erosi, Pasalnya, jembatan tersebut masih dilalui kendaraan bertonase besar yang akan mempercepat kerusakan jembatan.

“Ya saya kuatir juga sih! Jika sewaktu-waktu lewat tiba-tiba sisi jembatan amblas, makanya ketika lewat saya selalu lewat jalur yang sebelah kanan,” ucap Bagol sopir truk asal Cibar yang sering mengangkut pasir dari Cisauk menuju BSD-Serpong, kepada berita tangsel, Kamis/(15/10).

Lain lagi pendapat dari pedagang kaki lima yang berada tepat di ujung jembatan Tajuk,” Sudah tiga tahun kondisi jembatan itu rusak dan miring, sebaiknya segera di perbaiki agar tidak ada korban,” ujar Topik warga Alam Sutera yang mengaku sama dengan umur berdagangnya dengan kerusakan jembatan tersebut.

Ketakutan yang dirasakan warga dan para sopir pun sama sebab warga yang tingal di kawasan Cisauk, Serpong kerap melintas di jembatan ini, yang merupakan jalur alternatif menuju perbatasan antara Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang hingga ke Bogor.

Jalur jalan raya Cisauk Kecamatan Serpong ini sangat ramai dilalui bukan hanya kendaraan kecil, tetapi dari truk bermuatan galian pasir hingga kendaraan yang bertonase besar sering juga menggunakan jalur jembatan tajuk. Sejauh ini perawatan fasilitas atas jembatan tersebut tidak ada. Bahkan menurut sumber yang enggan disebutkan namanya mengatakan, Jika wewenang fasilitas atas jembatan tajuk mestinya ada pada dinas bina marga Tangerang Selatan .

Sementara itu Ketua Presideum Forum Masyarakat Tangerang Selatan (Formalitas), Yardin Zulkarnain ditemui di kantor sekretariatnya di kawasan Ciputat Mengatakan   “Sudah saatnya pemerintah daerah lebih memperhatikan klasifikasi jalan agar tidak mudah rusak ketika dilalui kendaran bertonase melebihi 7 hingga 8 ton.”

Daripada mengeluarkan perbaikan rutin untuk jembatan, lebih baik memperhatikan jalan untuk pengalihannya. Kalau jalannya rusak, sampai kapan pun jembatan tetap akan dilewati, kata mantan Calon Legislatif DPRD Tangsel Daerah Pemilihan Serpong.

Minimnya pengawasan dan sejauh ini pemerintahan Kota Tangerang Selatan masih tutup mata dengan persoalan Jembatan Tajuk tersebut. Warga pun berharap pemerintah daerah bisa langsung mengambil tindakan tegas sebelum menelan korban jiwa. (Dz/Bgs)

Bagikan :
Baca Juga :  8.500 Warga Baru Sambangi Tangsel