Beranda Berita Photo Stella Maris Internasional Scholl, Berikan Pemahaman Orang Tua Murid Dalam Mendidik Anak

Stella Maris Internasional Scholl, Berikan Pemahaman Orang Tua Murid Dalam Mendidik Anak

BERBAGI
Elizabet T Santosa Saat Memberikan Ceramah Di Stella Maris Internasional School
Elizabet T Santosa Saat Memberikan Ceramah Di Stella Maris Internasional School
Elizabet T Santosa Saat Memberikan Ceramah Di Stella Maris Internasional School

Serpong, BTComPERAN keluarga memiliki fungsi penting untuk daya tumbuh kembang anak dan remaja. Selain itu, fungsi orang tua sangat berpengaruh besar dalam mengawal karakter moral pada anak sebagai generasi penerus bangsa ini.

Karena itu, Stella Maris Internasional Scholl menggelar Talk Show dengan tajuk ‘Family is Unity’ bersama Elizabeth T Santosa, M.Psi psikolog Anak, Keluarga dan Pendidikan, Dalam Talk Show yang diadakan stella maris belum lama ini.

Elizabeth mengatakan, kekerasan pada anak dapat meninggalkan trauma mendalam pada anak. Oleh karena itu, diperlukan pola asuh yang baik dalam mendidik dan membesarkan anak.

“Dibutuhkan ketahanan keluarga dan kualitas keluarga yang baik. Diharapkan melalui Talk Show ini, para peserta mendapatkan informasi tentang pencegahan kekerasan dan perilaku sadistik pada anak. Sehingga nantinya informasi dapat bermanfaat bagi perkembangan anak,” tuturnya didepan Puluhan Orang Tua Murid.

Dia menjelaskan, Berbagai kekerasan dan pelecehan seksual yang terjadi pada anak menimbulkan keprihatinan berbagai pihak. Begitu juga perilaku negatif anak-anak yang akhir-akhir ini sering terjadi di Indonesia menimbulkan keprihatinan dari berbagai pihak. Erna menambahkan, perilaku yang tak disangka-sangka dapat dilakukan oleh seorang anak kecil.

Berbagai penyebabnya, mungkin dari video games dan film kekerasan yang kerap kali ditonton anak, buruknya lingkungan sosial, konsep kebebasan di alam demokrasi, kurangnya pengawasan, dan perhatian orangtua, dan berbagai hal lain,” jelasnya.

Kesehatan psikokogis anak tergambar dari perilakunya. Jika kesehatan psikologisnya baik, maka perilaku yang timbul adalah positif. Jika psikologisnya buruk, maka yang akan timbul adalah perilaku yang negatif pada anak.

 
“Kondisi kesehatan psikologis dapat dibentuk dari berbagai faktor. Salah satunya adalah peran pendidikan agama dan keluarga yang berkualitas. Nilai agama yang kuat dan ketahanan keluarga, keluarga yang berkualitas sangat berperan dalam kesehatan psikologis anak,” tuturnya.(Bgs)

 

Baca Juga :  Pemilu Presiden Osis Kembali di Gelar