Beranda Berita Photo FORMALITAS : Ada Kasus Suap Di Proyek Pembangunan Menara Milik PT. Protelindo

FORMALITAS : Ada Kasus Suap Di Proyek Pembangunan Menara Milik PT. Protelindo

BERBAGI
Yardin Zulkarnain Ketua Presideum Lembaga Forum Masyarakat Peduli Tangerang Selatan
Yardin Zulkarnain Ketua Presideum Lembaga Forum Masyarakat Peduli Tangerang Selatan
Yardin Zulkarnain Ketua Presideum Lembaga Forum Masyarakat Peduli Tangerang Selatan

Pamulang, BTCom — Sepak terjang pemgusaha nakal menjadi sorotan Lembaga Forum Masyarakat Peduli Tangerang Selatan (Formalitas). Banyaknya kasus suap menyuap dilingkungan pejabat adalah bentuk kinerja bobroknya pemerintahan Airin. Dapat dikatakan 80% proyek pembangunan yang melibatkan pejabat di lingkungan Pemkot membuat celah terbungkusnya kasus suap dan penyelewengan jabatan yang dilakukan oleh Dinas-Dinas yang berani bermain-main dengan lemahnya kontrol Walikota.

“Saya tahu pércis bagaimana proyek-proyek itu bisa di bangun, sebab celah suap ke pejabat selalu ada, dan biasanya banyak pengusaha menerjang aturan yang sudah di buat oleh dinas-dinas yang berada dalam lingkungan kerja pemkot” Ucap Yardin Zulkarnain Ketua Presideum Lembaga Forum Masyarakat Peduli Tangerang Selatan kepada beritatangsel, Rabu (17/09) ditemui saat rapat internal Formalitas di restaurant kawasan Pamulang, Tangerang Selatan.

Menara Internet Di kelurahan Kedaung RT 02 RW 01 berdirinya jaringan internet dari perusahaan media ternama di Ibukota
Menara Internet Di kelurahan Kedaung RT 02 RW 01 berdirinya jaringan internet dari perusahaan media ternama di Ibukota

Satu fakta kasus, kita lihat saja dalam proyek pembangunan menara jaringan internet milik  PT.Protelindo, yang sedang digarap di pemukiman warga RT 02 RW 01 wilayah Kelurahan kedaung, jelas itu menabrak aturan dan proses ijinnya pun bodong, saya sudah konfirmasi ke pelaksana proyek tersebut menurut laporan mereka ijin ke dinas terkait tidak melalui pejabat yang tepat namun melalui Sekdis padahal bukan ranahnya dan bukan sebagai pejabat yang sesuai dengan tupoksinya, itulah lemahnya kontrol kinerja dari Walikota sebagai kepala pemerintahan”. Kata Yardin, Lebih lanjut dikatakan yardin,” Hal ini bukan sepele dan tidak boleh dianggap persoalan enteng, Masyarakat Tangsel itu jangan terus di bodohi juga pejabatnya pun jangan seenak hati berbuat sesuatu untuk kepentingan pribadinya saja.” Tukas Yardin.

“Kasus suap menyuap ke pejabat dalam proyek pembangunan menara jaringan internet milik  PT.Protelindo itu jelas ada dan terlihat, sebab ketika ada rekan media hendak konfirmasi kepada pelaksana proyeknya yang bernama Supri, malah mereka (wartawan.red) ditawari untuk memberitahu rekeningnya agar bisa ditransfer beberapa uang oleh pelaksana proyek tersebut, Jelas ini kenakalan yang luar biasa yang barangkali sering dilakukannya di Tangsel, Dan formalitas berterima kasih kepada rekan media yang berani menolak tawaran pelaksana proyek tersebut” Ujar Yardin.

“Kami akan telusuri terus dan mengawasi kebobrokan para pejabat di lingkungan pemerintahan Airin sebagai bagian dari kontrol dan pengawasan birokrasi yang dilakukan oleh Formalitas,” anjuran kami menara itu sebaiknya di tutup sampai proses ijin sebenarnya ada dan berlaku. Dan Formalitas berharap rekan media pun bisa membantu secara lugas dan cepat dalam penyampaian informasi kepada kami, agar control social yang formalitas lakukan dapat berjalan sesuai harapan masyarakat Tangsel” Pungkas Yardin (bgs/Dz).

Baca Juga :  Gudang Plastik di Tangsel Terbakar