Beranda Berita Photo Kasus Kematian Ibu Dan Bayi Di Tangsel Alami Penurunan

Kasus Kematian Ibu Dan Bayi Di Tangsel Alami Penurunan

BERBAGI
kepala Bidang Promkes dan SDM Kota Tangsel, Iin Sofiawati
kepala Bidang Promkes dan SDM Kota Tangsel, Iin Sofiawati
 Iin Sofiawati, kepala Bidang Kesehatan Keluarga Dinkes Kota Tangsel

PAMULANG, BTCom — Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dalam hal kasus kematian ibu dan bayi dari tahun ketahun terus mengalami penurunan. Hal itu berdasarkan catatan yang ada di dinas Kesehatan Kota Tangsel pada 2013, angka kematian ibu dan anak tercatat sebanyak 15 kasus. Sementara untuk tahun 2014, tepatnya hingga agustus kemarin, jumlah tersebut semakin menyusut yakni sebanyak empat kasus.

Ditemuia dikantornya, kepala Bidang Kesehatan Keluarga pada Dinkes Kota Tangsel, Iin Sofiawati mengatakan menurunnya angka kematian ibu dan anak lantaran sudah diterapkannya buku sehat untuk ibu hamil hingga anak usia 5 tahun.  “Dengan buku ini bisa dilihat perkembangan ibu sejak hamil hingga melahirkan,” beber Iin, Rabu (3/9).

Dikatakan, dibuku perkembangan ibu hamil ini dapat mengetahui perkembangan ibu hamil. Sehingga, ketika ada masalah medis bisa langsung diatasi.  “Kita juga mengefektifkan koordinator bidan dan kader posyandu untuk memantau ibu hamil dan anak balita,” ujarnya.

Kata dia, menurunnya kasus kematian ibu melahirkan dan bayinya kemungkinan besar disebabkan oleh peningkatakn kualitas sumber daya manusia di sektor kesehatan.

“Kader kesehatan di tingkat RW jadi ujung tombak dalam pemantauan ibu hamil dan balita,” terangnya.

Menurutnya, kasus kematian ibu dan bayi di kota Tangsel salah satu faktor penyebabnya adalah adanya penyakit penyerta yang dialami sang ibu. “Untuk itu, laporan dari kader sangat penting untuk mengantisipasi kamtian ibu dan anak,” pungkasnya.(Dra)

Baca Juga :  RSPI-Bintaro Jaya Kedepankan Service Excellence