Beranda Sosbud Satpol PP Tangsel Panti Sosialkan WPS Yang Terjaring Razia

Satpol PP Tangsel Panti Sosialkan WPS Yang Terjaring Razia

BERBAGI

Berita Tangsel On – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama tim gabungan dari unsur instansi vertikal yang ada di lingkup pemkot Tangsel kembali menggelar razia penyakit masyarakat (pekat) di beberapa tempat yang biasa di jadikan lokasi mangkalnya para Penyandang Masalah Kesejahtraan Sosial (PMKS). Seperti yang terlihat pada Jumat malam (23/8), satpol PP bersama Dinas Sosial kota Tangsel berhasil menjaring 6 Wanita Pekerja Seksual (WPS) di dua kecamatan berbeda, seperti di wilayah kecamatan Setu, tak jauh dari lokasi praktek prostitusi Alang – Alang serta di di wilayah Tegalrotan kecamatan Ciputat. Kepala Bidang Hiburan pada satpol PP kota Tangsel, Dedi Mulyadi saat di konfirmasi mengatakan, razia gencar yang di lakukan jajarannya terhadap para PMKS yang biasa beroperasi di beberapa wilayah yang ada di kota Tangsel berkat adanya laporan masyarakat yang merasa risih akan keberadaan WPS yang beroperasi di wilayah tempat tinggal mereka. Selain itu, menurut Dedi, kota Tangsel yang bermottokan Religius sudah seharusnya bersih dari praktek – praktek prostitusi.  “Tangsel sebagai kota yang bermottokan religius, sudah seharusnya bersih dari praktek prostitusi. Apalagi warga mulai gerah dengan keberadaan mereka yang beroperasi di wilayahnya,” ungkap Dedi. Lebih lanjut Dedi menambahkan bahwa razia terhadap maraknya PMKS yang berkeliaran di kota Tangsel, akan terus di lakukan oleh jajarannya. Hal ini di lakukan agar memberi efek jera kepada para pelaku dan pekerja seksual. “Kita akan terus lakukan razia agar para WPS benar – benar jera,” kata Dedi lagi. Pantauan media, razia yang di lakukan dari dua lokasi tersebut, satpol PP berhasil menjaring 2 WPS di kecamatan Setu serta 4 WPS di Tegalrotan kecamatan.(ndra)

Baca Juga :  Tangsel Butuh 16 Armada Damkar