Beranda Peristiwa Gerakan Mahasiswa Sosialis Desak DPRD Tangsel Tertibkan Mini Market Tak Berijin

Gerakan Mahasiswa Sosialis Desak DPRD Tangsel Tertibkan Mini Market Tak Berijin

BERBAGI

74477370Gerakan Mahasiswa Sosialis (Gemasos)Berita Tangsel On – Gerakan Mahasiswa Sosialis (Gemasos) kota Tangerang Selatan (Tangsel), kembali mendatangi gedung DPRD kota Tangsel, Senin kemarin (10/6). Kedatangan mereka tak lain untuk mendesak DPRD kota Tangsel sebagai salah satu komponen wakil rakyat yang mempunyai tanggung jawab sebagai pengawas berlangsungnya pembangunan di Tangsel. Namun, situasi saat ini sangat berbalik dimana pelaku ekonomi di kuasai oleh para pemodal bahkan dengan segala cara mendirikan mini market – mini market di setiap penjuru kota Tangsel tanpa memperdulikan lingkungan, syarat – syarat perijinan yang berimbas meruginya para pedegang kecil. Bahkan, melalui rilis yang di sebarkan mahasiswa, mereka menuding para wakil rakyat tidak jeli dan seakan tutup mata terhadap maraknya mini market yang telah meresahkan sendi – sendi perekonomian sehingga mengakibatkan banyak pedagang kecil terpaksa gulung tikar. “Ini baru satu kondisi nyata yang terlihat, masih banyak lagi hal – hal yang merugikan rakyat. Namun anggota DPRD hanya bisa diam, mungkin karena dapat setoran,” tulis mahasiswa dalam rilisnya seperti yang di terima beritatangsel.com, Senin (10/6). Mahasiswa pun di terima wakil ketua DPRD kota Tangsel, H. Sihabudin di dampingi ketua komisi III bidang keuangan daerah. Ir. H. Hadidin. Menurut ketua komisi III bidang keuangan daerah, Ir. H. Hadidin, pihaknya mengakui jika maraknya mini market – mini market tak berijin di Tangsel, karena belum adanya undang – undang yang mengatur keberadaan pasar modern atau mini market. “Maraknya mini market karena belum adanya undang – undang yang mengatur keberadaan mini market di Tangsel. Saat ini kita baru sebatas perda IMB nya saja dan itupun banyak pengusaha yang melanggar,” ungkap Hadidin. Untuk itu, kata Hadidin, kenyataan yang terjadi di Tangsel tentang maraknya mini market tak berijin harus di carikan solusi bersama antara pemkot dan dinas terkait lainnya. “Yang jelas hal ini harus di carikan solusinya agar tidak ada lagi masyarakat Tangsel yang resah akibat maraknya mini market tak berijin yang mengakibatkan tergusurnya pedagang kecil,” pungkasnya.(Sr)

Baca Juga :  Di PHK, Puluhan Pekerja Demo Rumah Sakit Premier Bintaro