Beranda Peristiwa Di PHK, Puluhan Pekerja Demo Rumah Sakit Premier Bintaro

Di PHK, Puluhan Pekerja Demo Rumah Sakit Premier Bintaro

BERBAGI

Berita Tangsel On – Puluhan karyawan korban PHK yang di duga di lakukan secara sepihak oleh rumah sakit Premier Bintaro dan PT. Bravo Humanika Perkasa (BHP), melakukan aksi demo dengan mendatangi Rumah Sakit Premier Bintaro yang terletak di jalan MH. Thamrin, Bintaro sektor 7, Senin (22/4). Seperti rilis yang di sebarkan pihak pendemo, para pendemo menuntut pihak Rumah Sakit Premier Bintaro dan PT. Bravo Humanika Perkasa (BHP), wajib membayar uang pesangon kepada karyawan yang mengalami pemutusan hubungan kerja sebanyak 8 orang. Aksi damai yang di lakukan oleh puluhan karyawan tersebut di picu akibat dealocknya perundingan antara pihak perusahaan PT. Bravo Humanika Perkasa (BHP) dengan kuasa hukum pekerja yang sebelumnya berlangsung di kompleks rukan Graha Mas Fatmawati, Jakarta, hari  Senin sebelumnya (15/4). Dimana pada perundingan tersebut pihak perusahaan hanya mau memberikan uang pesangon sebesar 1 bulan upah.  Mendengar pernyataan tersebut, kuasa hukum pekerja, Simon Tambunan langsung menyatakan deadlock. Menurut Simon, pemberian 1 bulan upah merupakan penghinaan buat klien nya. Kemudian para pekerja yang terkena PHK sebanyak 8 orang tersebut, menggelar aksi damai di depan rumah sakit Premier Bintaro, Senin lalu (15/4).  “Kami prihatin atas musibah ketenagakerjaan yang di alami, merupakan cermin brutalnya praktek bisnis di ranah industrial,” tulis Simon dalam rilisnya. Sementara Bambang Suheri, kordinator aksi mengatakan, pihaknya akan terus melakukan aksi hingga ada kesepakatan antara pekerja dengan pihak menejemen rumah sakit dan PT. Bravo Humanika Perkasa (BHP). Sebab menurut Bambang, PHK yang di lakukan secara sepihak kepada pekerja yang telah mengabdi selama 8 tahun di rumah sakit tersebut, hingga kini belum menerima pesangon. “Sejak februari lalu kami di PHK tanpa tanpa di beri pesangon. Padahal kami bekerja di sini sudah 8 tahun,” beber Bambang di sela – sela aksi. Bambang menambahkan, pihaknya telah menanyakan statusnya kepada rumah sakit Premier Bintaro, namun Bambang mengaku tidak ada tanggapan dari rumah sakit malah rumah sakit terkesan mengacuhkannya. “Sebelumnya kami telah menanyakan status kami kepada pihak rumah sakit, namun tidak ada tanggapan sama sekali, makanya kami terpaksa melakukan aksi dengan turun ke jalan,” tandas Bambang.(M.Yusuf)

Baca Juga :  Ditembak Orang Tak Dikenal, Pedagang Pakaian Tewas Bersimbah Darah