Beranda Peristiwa Banjir Di Perumahan Pondok Jurang Mangu Permai Sebabkan Macet

Banjir Di Perumahan Pondok Jurang Mangu Permai Sebabkan Macet

BERBAGI
Berbagilah dengan :

83834961Jalan Raya Didepan Perumahan Pondok Jurang Mangu PermaiBerita Tangsel On – Banjir yang terjadi di wilayah kelurahan Jurang Mangu Barat, kecamatan Pondok Aren kota Tangerang Selatan (Tangsel), tepatnya di komplek Jurang Mangu Permai, Kamis (4/4), selain menimbulkan masalah buat warga karena terganggunya berbagai aktivitas, juga menimbulkan kemacetan panjang di sekitar lokasi banjir. Pasalnya, pada gerbang menuju perumahan Jurang Mangu Permai, terdapat sebuah kali yang membelah antara kelurahan Jurang Mangu Barat dan kelurahan Jurang Mangu Timur. Kondisi kali yang terlihat kecil, membuat air yang mengalir di kali tersebut meluap hingga ke jalan Raya Pondok Aren. Akibat jalan yang digenangi air setinggi hampir 50 CM, membuat lalu lintas macet total. Terlebih banjir yang terjadi di kawasan itu tepat pada jam sibuk. Lebih ironis lagi, tak satupun petugas dari Dishub atau dari aparat kepolisian setempat yang bertugas di lokasi tersebut. Puncaknya terjadi ketika salah seorang pengendara motor di tabrak dari belakang oleh kendaraan roda empat jenis sedan. Entah karena terkejut, pengendara motor roda dua itu pun  spontan memaki pengendara yang berada di dalam mobil. Perang mulutpun pecah. Merasa di lecehkan oleh si pengendara motor, si pengendara mobil pun turun sambil membawa kunci roda. Spontan, para tukang ojek yang sedari tadi menunggu penumpang turun melerai. Keributan antara pemotor dan pengendara roda empat akhirnya dapat di pisahkan.  “Sudah biasa di sini kalau jalannya banjir dan macet ada pengendara yang ribut,” ungkap pengojek yang baru saja melerai keributan. Dirinya menambahkan, seharusnya jika banjir terjadi dan melanda kawasan depan komplek Jurang Mangu Permai, semestinya ada petugas yang berjaga untuk antisipasi terjadinya hal – hal yang tidak di inginkan. Namun dirinya tidak melihat satupun petugas di lokasi. “Sekedar antisipasi saja, jangan sampai hal seperti keributan tadi tidak terjadi, untung banyak tukang ojek di sini. Kalau tidak ada, seperti apa jadinya,” tegas pengojek yang tak mau identitasnya di sebutkan.(Eky)

Berbagilah dengan :